fashion pria

Tuesday, February 18, 2014

SUSAH TIDUR /

Parah memang dan mungkin memang parah, harus menerima kenyataan kalo setiap malam harus susah tidur. entah apa yang salah pada gwe, yang pasti ini bukan cuma gwa yang mengalami nya. udah di meremin tetep aja gak bisa bahkan sampai 2 jam gwa hanya merem dan bolak balik posisi tidur. Dan sampai pada akhir nya gwa kesel dan terpaksa malam ini menonton bola antara Manchester City vs FC Barcelona, hitung" menemani susah tidur.. #GGMU :D

insomnia kah ini? atau memang pola tidur yang tidak beraturan? atau sebagai nya?

Kasih solusi dan masukan atau yang punya pengalaman yang sama. Comment yoo :)

thanks!

Thursday, February 13, 2014

NEW CATALOG FRITZ DENIM #SPECIALEDITION2014























MORE INFO : 
SMS/WhatsApp: 085773771007 BBM : 27677523 instagram : FRITZDENIM 
YM : Fritzdenimfd@yahoo.com

www.FRITZSaveEarth.Tumblr.com



SUKSESS & BAHAGIA Menurut ANE!

Mau cerita sedikit nih tentang kepribadian seorang soal kesuksessan dan kebahagiaan.. hehe
Jadi begini sodara-sodara.. setiap orang memiliki cara nya masing-masing untuk menentukan atau menjalankan kebahagiaan dan kesuksessan nya. Gwa juga yakin setiap orang memiliki batas dan tingkatan di titik mana atau di garis manakah dia sudah merasa bahagia atau suksess. Karna suksess nya dan bahagia nya seseorang itu hanya diri sendiri & Tuhan lah yang tau.

Banyak orang mengada-ngada atau mengira-ngira ..
Misalnya : Wah ini orang pasti bahagia banget nih! Wah ini orang suksess banget! (ITU SALAH)
&
Yang tau ya hanya diri sendiri orang lain hanya bisa mengira-ngira saja sebenar nya, jadi jangan mendengar kan atau percaya apa kata omongan orang. Sebaik nya di AMIN kan saja toh itu juga salah satu bagian dari doa orang lain untuk kita :D

Berusaha sekeras mungkin demi mendapatkan hasil yang maximal dan mendapatkan keinginan sesuai harapan kita. Karena untuk mndapatkan keinginan yang besar pasti akan ada rintangan atau cobaan yang besar pula. Tetapi kalo mau hasil yang standart atau biasa saja cobaan dan tantangan nya pun pasti biasa saja berbeda dengan yang keinginan nya maximal, FULL, TOTAL... hehehe

Jadi kesimpulan nya dari pembahasan malam ini adalah....
Jangan dengarkan kata orang kiri kanan depan belakang atas bawah. Tetap FOKUS pada tujuan utama apa tujuan kita . Karna yang menentukan Kesuksessa & Kebahagiaan itu hanya kita sendiri dan hanya kita yang merasakan dan menjalani nya.


Thx..  #NGEBLOGAJEDULU


Saturday, February 8, 2014

JAM 03.00 - PAGI

Simple, hanya ingin cerita setiap malam yang gwa lewatin.

Mungkin sedikit aneh bahkan memang aneh. hidup simple namun tidak sehat.. seperti punya tujuan namun tidak punya kaki untuk melangkah. Memang tidak berpengaruh kita masih bisa menggunakan tongkat atau kursi roda, namun pertanyaan nya apakah setelah memakai tongkat atau kursi roda kita masih mau untuk melangkah? ( tidak untuk menyinggung siapapun ini hanya perumpamaan saja )

next.. ya tetap pada awal nya hidup simple dan tidak berbuat yang aneh" namun tersimpan beban yang cukup berat, kenyataan nya sih seperti itu.. Masalah Harta? -NO . Masalah Jodoh? -NO . Masalah Kehidupan? Hmmm... Ya bisaaaa Jaaaaaaadiiiiiiii.........

Terkadang setiap manusia memiliki cerita dan jalan hidup yang berbeda-beda entah dari segi apapun didalam diri nya. namun harus tetap kita syukuri walau pada kenyataan nya kepikiran terus ... hehe :D
Celotehan kecil yang bermaksud menghibur diri walau pada kenyataan  nya hanya menjadi Boomerang bagi diri sendiri itu sering terjadi. ya mungkin tidak pada semua orang yang mengalami nya tapi tanpa kita sadari PASTI hal kecil itu ada.

ya balik lagi pada sang pencipta, tuhan menciptakan kita untuk saling mengerti, memahami dan berfikir keras apa maksud dari semua nya. Jika kita Cerdas kita tau apa maksud nya Meski itu bukan maksud nya .
ingin berfikir hebat se hebat ilmuan ternyata salah baca buku. ingin membuat sesuatu seperti ilmuan ternyata salah racikan.. Maaasaakannn alii ah Racikan Hahahaha..

Proses yang menuntun hingga kesini dan mendapatkan semua dan bertindak seperti layak nya ilmuan, yang punya teori sendiri dan masalah sendiri. Namun perbedaan nya adalah Ilmuan mendapat masalah untuk di pecahkan agar tau apa penyebab nya dan penanganan nya. kalo kita sendiri mencari masalah untuk di kembangkan masalah itu dan tidak untuk di pecahkan, namun untuk di pertahan kan. -SURAM.

aaaaaaaaahhhhhhhhhhhh sudah lahhh..... ketikan saya makin ngaco.. sudah JELAS saya mengetik dalam keadaan mata 5watt bahkaN sekarang tinggal 1watt....

Yes itu saja.. Hoaaaaaammmmmmmmmm..........     ttttttiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt    iiiiitttttt -SENSOR-
Maaf  ' T ' nya kepencettt.

Thursday, February 6, 2014

PENGENDARA LIAR ..

Hampir gak habis fikir sama masyarakat indonesia khusus nya pengendara. Entah kenapa pada demen/suka banget ngelanggar peraturan padahal kalo sampe itu dilanggar bukan Cuma nyawa kan taruhan nya. Entah kenapa kalo dari sudut pandang mata gwe ini, makin kesini indonesia makin runyem...  ethh--- ini gwa lagi ngomongin masalah pengendara di sekitar jabodetabek aja yah :D

YES! Kenapa demikian, karena menurut mata dua gwa ini kalo di daerah masih pada patuh. Ya gak tau ya apa semua daerah di indonesia. Tetapi yang pasti menurut penglihatan gw sih begitu. Hehe...

Gak mudah memang memperbaiki kebiasaan lama APA LAGI itu yang JELEK NYA. Yah entah harus siapa yang disalahkan dan harus siapa yang dibenahi. Menurut gwe sih INTROSPEKSI DIRI SENDIRI aja, apakah kita sudah benar atau belum.. ya syukur-syukur sudah benar dan bisa saling mengingatkan ke sesama pengendara lain  J






Itu aja kaya nyaaa... SEKIAN.

Thursday, January 2, 2014

PENGARUH SITUASI

Pengaruh Situasi dapat dipandang sebagai pengaruh yang timbul dari faktor yang khusus untuk waktu dan tempat yang spesifik yang lepas dari karakteristik konsumen dan karakteristik obyek (Engel, et.al ,1994). Situasi Konsumen adalan faktor lingkungan sementara yang menyebabkan suatu situasi dimana perilaku konsumen muncul pada waktu tertentu dan tempat tertentu ( Mowen dan Minor 1998). 

Pengaruh situasi dapat dipandang sebagai pengaruh yang timbul dari faktor yang khusus untuk waktu dan tempat yang spesifik yang lepas dari karakteristik konsumen dan karakteristik obyek. Situasi konsumen adalah faktor lingkungan sementara yang menyebabkan suatu situasi dimana perilaku konsumen muncul pada waktu tertentu dan tempat tertentu. 

1. TIPE-TIPE SITUASI KONSUMEN 
a. SITUASI KOMUNIKASI 
Situasi Komunikasi adalah suasana atau lingkungan dimana konsumen memperoleh informasi atau melakukan komunikasi. Konsumen mungkin memperoleh informasi melalui : 
Komunikasi Lisan dengan teman, kerabat, tenaga penjual, atau wiraniag
Komunikasi non pribadi, seperti iklan TV, radio, internet, koran, majalah,poster, billboard, brosur, leaflet dsb
Informasi diperoleh langsung dari toko melalui promos penjualan, pengumuman di rak dan di depan took. 
b. SITUASI PEMBELIAN 

Situasi Pembelian adalah lingkungan atau suasana yang dialami/dihadapi konsumen ketika membeli produk dan jasa. Situasi pembelian akan mempengaruhi pembelian Misal: Ketika Konsumen berada di bandara, ia mungkin akan bersedia membayar sekaleng Coke berapa saja harganya ketika haus. Sebaliknya, jika ia berbelanja Coke di swalayan dan mendapatkan harganya relatif lebih mahal, ia mungkin sangat sensitif terhadap harga. Konsumen tsb mungkin akan menunda pembelian Coke dan mencari di tempat lain. 
c. SITUASI PEMAKAIAN 

Situasi Pemakaian disebut juga situasi penggunaan produk dan jasa merupakan situasi atau suasana ketika konsumsi terjadi. Konsumen seringkali memilih suatu produk karena pertimbangan dari situasi konsumsi. Misal: Konsumen Muslim sering memakai kopiah dan pakaian takwa pada saat sholat atau pada acara keagamaan. Kebaya akan dipakai kaum wanita pada acara pernikahan atau acara resmi lainya, dan jarang digunakan untuk pergi bekerja Para Produsen sering menggunakan konsep situasi pemakaian dalam memasarkan produknya, produk sering diposisikan sebagai produk untuk digunakan pada situasi pemakaian tertentu. Misalnya, ada pakaian resmi untuk ke pesta, pakaian olahraga, pakaian untuk kerja, pakaian untuk santai dan berolahraga. 

2. INTERAKSI ORANG-SITUASI 
Situasi pembelian mempunyai pengaruh yang nyata terhadap keputusan pembelian konsumen dengan gaya hidup believer. Hal ini menunjukkan bahwa situasi pembelian mampu menghadirkan keinginan konsumen untuk membeli karena situasi ini bisa menjadi stimulus terhadap keputusan konsumen untuk membeli. 

Gaya hidup pembelian juga mempunyai pengaruh yang nyata terhadap keputusan pembelian konsumen atas sesuatu. Konsumen dengan gaya hidup believer ternyata juga mengikuti mode-mode pakaian khususnya misalnya celana jeans sehingga gaya hidup mereka berpengaruh terhadap keputusan pembelian yang dilakukan. Situasi pembelian dan gaya hidup terhadap mode bagi konsumen dengan gaya hidup believer ternyata cukup tinggi mampu mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dengan pengaruhnya sebesar 68%. 

3. PENGARUH SITUASI YANG TIDAK TERDUGA 
Situasi tidak terduga dapat menjadi pemicu seseorang untuk membeli suatu barang. Misalnya mahasiswi yang akan mengikuti ujian dan lupa membawa bolpoin dan pensil, maka secara otomatis dia akan membeli dulu bolpoin dan pensil sebelum mengikuti ujian tersebut. 


Source :

PENGARUH KELUARGA & RUMAH TANGGA

1.     KELUARGA DAN STUDI  TENTANG  PERILAKU KONSUMEN

Studi tentang keputusan keluarga sebagai konsumen kurang lazim dibandingkan studi tentang individu sebagai konsumen. Alasan untuk pengabaian dalam studi pembelian keluarga adalah kesulitan dalam mempelajari tentang keluarga sebagai organisasi. Survey dan metodologi penelitian pemasaran lain lebih mudah dijalankan untuk individu daripada untuk keluarga. Pemberian kuesioner kepada seluruh keluarga membutuhkan akses ke semua anggota pada waktu yang lebih kurang sama, dengan menggunakan bahasa yang mempunyai makna sama bagi semua anggota keluarga, dan menafsirkan hasil ketika anggota dari keluarga yang sama melaporkan opini yang bertentangan mengenai apa yang dibeli oleh keluarga atau pengaruh relative dalam keputusan tersebut.

Haverty mengidentifikasikan variabel utama yang terlibat didalam analisis seperti ini :
A.    Fungsi Produksi Rumah Tangga
B.     Stok (Sumber Daya) Rumah Tangga
C.     Variabel Eksogen atau yang Ditetapkan Sebelumnya
Walaupun rumah tangga dan keluarga kadang digunakan secara dapat dipertukarkan sewaktu menganalisis bagaimana keputusan pembelian diambil, adalah penting untuk membedakan antara kedua ini sewaktu memeriksa data. Rumah tangga menjadi unit yang analisis yang lebih penting bagi pemasar karena pertumuhan yang pesat di dalam keluarga trdisional dan rumah tangga nonkeluarga. Di antara rumah tangga nonkeluarga,mayoritas besar terdiri dari orang-orang yang hidup sendiri.


2.      PENENTU KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA SUATU KELUARGA

Keluarga memiliki pendapatan rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tangga karena jumlah yang lebih banyak dari individu yang bekerja di dalam keluarga. Untuk keluarga maupun rumah tangga, keempat variabel structural yang paling memberi dampak pada keputusan pembelian dan yang demikian paling menarik bagi pemasar adalah usia kepala rumah tangga atau keluarga, ststus perkawinan, kehadiran anak, dan ststus pekerjaan.
Keluarga adalah sama dengan perusahaan; keluarga adalah organisasi yang terbentuk untuk mencapai fungsi tertentu yanmg lebih efektif dibandingkan individu yang hidup sendiri. Fungsi yang paling jelas bahwa dua oramg dapat mencapai lebih baik daripada satu orang adalah mempunyai anak. Walaupun analisis konsumen mungkin tidak mempunyai opini mengenai apakah keluarga harus mempunyai anak atau tidak. Konsekuensi ekonomi dengan hadirnya anak menciptakan struktur permintaan akan pakaian, makana, perbot, rumah, perawatan kesehatan, pendidikan dan produk.lain. anak di dalam keluarga dapat menyebabkan menurunnya permintaan akan produk lain, seperti perjalanan, restoran, pakaian orang dewasa, dan banyak barang yang bebas pilih.
      
     Tipe – Tipe Perilaku Pembelian Menurut Wilkie (1990), tipe perilaku konsumen dalam melakukan pembelian dikelompokkan menjadi empat berdasarkan tingkat keterlibatan pembeli dan tingkat keterlibatan diferensiasi merek, yang dijelaskan sebagai berikut :

a.    Budget Allocation (Pengalokasian budget)
      Pilihan konsumen terhadap suatu barang dipengaruhi oleh cara bagaimana membelanjakan atau menyimpan dana yang tersedia, kapan waktu yang tepat untuk membelanjakan uang dan apakah perlu melakukan pinjaman untuk melakukan pembelian.

b.     Product Purchase or Not (Membeli produk atau tidak)
      Perilaku pembelian yang menggambarkan pilihan yang dibuat oleh konsumen, berkenaan dengan tiap kategori produk atau jasa itu sendiri.

c.     Store Patronage (Pemilihan tempat untuk mendapatkan produk)
      Perilaku pembelian berdasarkan pilihan konsumen, berdasarkan tempat atau di mana konsumen akan melaksanakan pembelian produk atau jasa tersebut. Misalnya, apakah lokasi bakery menjadi salah satu faktor yang menentukan konsumen dalam melakukan proses pembelian.


d.     Brand and Style Decision (Keputusan atas merek dan gaya)
     Pilihan konsumen untuk memutuskan secara terperinci mengenai produk apa yang sebenarnya ingin dibeli.


3.     FAMILY LIFE CYCLE ( FLC )

              Konsep family life cycle merupakan alat untuk menggambarkan serangkaian tahap perkembangan kebanyakan keluarga. Untuk menggambarkan realitas berbagai macam tatanan keluarga dan gaya hidup sekaranag maka konsep family life cycle dapat dibagi dua :

1.      Skema Family Life Cycle Tradisional
   Tahap 1, masa lajang, orang muda lajang hidup terpisah dari orang tua.
   Tahap 2, pasangan yang berbulan madu.
   Tahap 3, orang tua, mempunyai satu anak dan tinggal serumah.
   Tahap 4, pasca orang tua, suami istri yang sudah tua, anak-anak tidak tinggal serumah.
   Tahap 5, disolusi, seorang suami atau istri yang masih hidup.

2.   Tahap-tahap Family Life Cycle Alternatif
a. Rumah tangga keluarga terdiri dari, pasangan yang tidak punya anak, pasangan yang terlambat menikah, orang tua tunggal dan keluarga diperluas.
b.  Rumah tangga bukan keluarga yaitu pasangan tidak menikah, pasangan bercerai tanpa anak, orang lajang, dan janda atau duda yang sudah tua.

4 PERUBAHAN STRUKTUR KELUARGA DAN RUMAH TANGGA

Memahami perubahan struktur keluarga dan pengaruhnya terhadap pengambilan keputusan sebagai konsumen. Keputusan membeli dalam keluarga di pengaruhi oleh keadaan sudah menikah atau belum, ukuran jumlah anggota keluarga, hal tersebut mempengaruhi jumlah belanjaan yang akan dibeli maupun budget yang akan di siapkan untuk mengambil keputusan dalam hal membeli suatu barang. Banyak dari mereka benar-benar menghitung jumlah pengeluaran mereka sesuai dengan keadaan yang mereka hadapi dalam keluarga mereka sehari-hari, mana yang sekiranya menjadi keputusan yang utama mana yang belum menjadi prioritas saat itu.

5. Metode riset untuk mengetahui pengambil keputusan oleh keluarga
Pemberian kuesioner kepada seluruh keluarga membutuhkan akses ke semua anggota pada waktu yang lebih kurang sama, dengan menggunakan bahasa yang mempunyai makna sama bagi semua anggota keluarga, dan menafsirkan hasil ketika anggota dari keluarga yang sama melaporkan opini yang bertentangan mengenai apa yang dibeli oleh keluarga atau pengaruh relative dalam keputusan tersebut.


Source :