fashion pria

Friday, October 18, 2013

SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI



segmentasi pasar adalah membagi konsumen menjadi kelompok-kelompok yang berbeda sedemikian hingga pesan pemasaran dapat dirancang sesuai kebutuhan yang spesifik dari setiap kelompok konsumen tersebut. Setiap segmen pasar memerlukan karakteristik atau fitur produk yang berbeda, strategi promosi yang berbeda, strategi harga yang berbeda, bahkan mungkin saluran distribusi yang berbeda juga. Hal tersebut menunjukkan bahwa identifikasi atau analisis sebuah segmen pasar perlu dilakukan secara hati-hati, bahkan memerlukan metode riset dengan menggunakan teknik analisis yang rumit dan kompelks.


Mengingat luasnya pasar, maka kegiatan segmentasi pasar harus dilakukan dengan maksud dan tujuan sebagai berikut:


- Pasar lebih mudah dibedakan


Setiap produk yang dihasilkan adalah untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Agar produk tersebut dapat diterima tentunya haruslah sesuai dengan selera konsumen. Sedangkan dilain pihak dengan keadaan pasar yang heterogen dan selera konsumen yang selalu berkembang tentunya sulit untuk dapat diikuti oleh perusahaan secara terus menerus. Dalam hal ini perusahaan akan cenderung mencari sekelompok konsumen yang sifatnya homogen sehingga lebih mudah untuk memahami selera konsumen. Dengan demikian pasar lebih mudah dibedakan dengan kelompok pasar yang lain.


- Pelayanan kepada pembeli menjadi lebih baik


Dalam memenuhi kebutuhannya konsumen selalu menginginkan empat hal penting yaitu kualitas barang yang bagus, harga yang terjangkau serta pelayanan yang baik dan memuaskan serta ketepatan waktu. Dari keempat hal tersebut yang sangat dominan adalah perihal pelayanan. Banyak konsumen lari ketempat lain karena masalah pelayanan. Harga dan kualitas kadang menjadi nomor dua dibanding pelayanan. Menyadari hal tersebut maka segmentaasi pasar harus dilakukan agar dapat memberikan


pelayanan yang mengarah kepada pasarnya. Bentuk pelayanan yng diberikan oleh perusahaan adalah menyediakan tempat parkir yang luas dan gratis. Pelayanan ini juga dimaksudkan untuk menarik perhatian konsumen


- Strategi pemasaran menjadi lebih mengarah


Mengingat luas dan beragamnya pasar konsumen, maka akan sulit untuk melayani semua konsumen yang sangat heterogen tersebut. Maka dengan melayani konsumen yang sifatnya homogen maka strategi pemasaran yang direncanakan dapat lebih mengarah dalam menyusun marketing mix yang meliputi perencanaan produk, harga, distribusi dan promosinya sehingga menjadi lebih tajam


- Mendesain Produk


Mendisain produk-produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar karena hanya dengan memahami segmen-segmen yang responsif terhadap suatu stimuli maka pemasar dapat mendisain produk yang sesuai dengan kebutuhan segmen ini. Teknik-teknik riset yang dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir ini seperti Analisis Faktor, Analisis Klaster, Conjoint, dan Discriminant.


- Menganalisis Pasar


Segmentasi pasar membantu pihak manajemen mendeteksi siapa saja yang akan menggerogoti pasar produknya. Para pesaing itu memiliki kemampuan untuk memberikan alternatif pilihan produk bagi konsumen dan tidak sekedar menghasilkan produk yang sama.


- Menemukan Ceruk Peluang (nieche)


Setelah menganalisis pasar, perusahaan yang menguasai segmen pasar dengan baik akan sampai pada ide untuk menenmukan peluang. Peluang ini tidak selalu sesuatu yang besar.


- Menguasai posisi yang superior dan kompetitif


Perusahaan yang menguasai segmen dengan baik umumnya adalah mereka yang paham betul konsumennya. Mereka mempelajari pergeseran-pergeseran yang terjadi di dalam segmennya.


- Menentukan Strategi komunikasi yang efektif dan efisien


Komunikasi dengan konsumen akan lebih efektif jika perusahaan tahu persis siapa segmennya termasuk warna favoritnya, jenis musik kesukaan, kegiatan sehari-hari dan pendapatnya pribadi tentang lingkungan sekitarnya. Aplikasi media iklan pun akan berbeda-beda menurut segmennya seperti media cetak ekslusif tentu cocok dengan segmen premium.

PERILAKU KONSUMEN



Contoh Perilaku Konsumen
Dalam Perilaku Konsumen kami memilih contoh Asuransi, karena asuransi adalah suatu tindakan/perbuatan yang digunakan untuk merujuk pada para konsumen dalam bentuk tindakan, sistem, atau bisnis dimana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya. Dengan mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga oleh konsumen itu sendiri yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, dimana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut, dengan ini kita akan membahas sedikit tentang asuransi.

Asuransi memiliki peraturan dalam Undang-Undang No.2 Th 1992 yang berisikan tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena konsumen mendapat kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Beberapa konsumen menganggap asuransi sebagai suatu bentuk taruhan yang berlaku selama periode kebijakan. Perusahaan asuransi bertaruh bahwa properti pembeli tidak akan hilang ketika pembeli membayarkan uangnya. Perbedaan dibiaya yang dibayar konsumen kepada perusahaan asuransi dengan jumlah yang dapat konsumen terima bila terjadi kecelakaan hampir sama dengan bila seseorang bertaruh di balap kuda (misalnya, 10 banding 1).
Karena alasan ini, beberapa kelompok agama termasuk Amish menghindari asuransi dan bergantung kepada dukungan yang diterima oleh komunitas mereka ketika bencana terjadi. Di komunitas yang berhubungan erat dan mendukung di mana orang-orangnya dapat saling membantu untuk membangun kembali properti yang hilang, rencana ini dapat bekerja dengan baik. Kebanyakan kalangan masyarakat tidak dapat secara efektif mendukung sistem seperti ini dan sistem ini tidak akan bekerja untuk risiko besar. Untuk itulah konsumen harus jelih memilih pilihannya. Terdapat beberapa jenis asuransi antara lain :
1. Asuransi Kesehatan
2. Asuransi Pendidikan
3. Asuransi Kendaraan
4. Asuransi Investasi, dll
Kami akan menjelaskan lebih dalam tentang kasus asuransi dalam bidang asuransi kesehatan. Asuransi kesehatan dapat diartikan sebagai asuransi yang membantu beberapa konsumen untuk mentransfer atau memindahkan resiko resiko yang akan menyerang secara tiba-tiba kepada konsumen yang melakukan premi dengan cara penggantian rugi secara keuangan.
Dilihat dari segi perilaku konsumen, konsumen rata – rata di dunia ingin mendapatkan hasil secara penuh dimulai dari pembayaran yang murah sampai ingin memiliki tingkat kualitas secara maksimal.

Sang pelaku asuransi akan meningkatkan layanannya kepada sang pelanggan dengan cara melakukan split pada beberapa harga yang disesuaikan kepada kebutuhan sang pelanggan serta melakukan training kepada agen-agen yang ingin melakukan prospek kepada pelanggan. Serta melakukan beberapa promosi-promosi yang di lakukan beberapa mall untuk mempermudah membuat brand image kepada pelanggan yang datang ketempat tersebut. Dan juga dengan melakukan system poin dalam kelompok yang ingin melakukan prospek sehingga agen tidak melakukan pekerjaan dengan sia-sia.
Salah satu contoh yang pernah kami dirundingkan adalah ketika salah satu anggota kami dilakukan prospek terhadap beberapa agensi. Agensi tersebut melakukan kontak kepada pelanggan yang berasal dari teman sendiri. Dari sana agensi sudah memiliki langkah kedepan sehingga pelanggan tidak merasa canggung karena tidak kenal satu sama lain, dari perbincangan yang dilakukan agensi tersebut melakukan perbincangan yang sangat tidak terpikirkan tentang masa depan. Sehingga membuat sang pelanggan menjadi tertarik, karena keterbatasan biaya pada pelanggan sang agensi pun melakukan penjelasan tentang premi bulanan yang dimulai dari 150.000 sampai 500.000 perbulan. Maka untuk itu perusahaan asuransi berlomba dalam memberikan pelayanan dengan sebaik – baiknya sehingga konsumen mendapatkan kepuasan maksimal. Dari contoh diatas kami menarik kesimpulan bahwa tingkat perekonomian di Indonesia yang sedang naik turun, perusahaan asuransi akan melakukan pelayanan baik dari segi harga hingga kualitas agen yang membuat para costumer menjadi lebih puas.

Kesimpulan
Dari beberapa pengertian  di atas maka dapat di tarik suatu kesimpulan bahwa perilaku konsumen merupakan tingkah laku atau proses yang dilakukan oleh individu, keluarga, lingkungan masyarakat, atau budaya yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, memuaskan dan menggunakan produk atau jasa yang diinginkan. Dengan faktor – faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen tersebut yang didapat dari pengalaman ataupun dipengaruhi lingkungan .
Perilaku konsumen sebagai tingkah laku dari konsumen itu sendiri, dimana perlu pendekatan kepada konsumen agar konsumen mendapatkan kepuasan laten pada suatu produk atau jasa yang dijual produsen. pada pendekatan ini konsumen dalam mengkonsumsi sejumlah produk tertentu akan berusaha memaksimalkan kepuasan totalnya baik yang dapat diukur ataupun tidak.

Elastisitas yang dibagi menjadi elastisitas permintaan dan penawaran dengan bentuk elastis, unitari, inelastis, tidak sempurna atau sempurna. Yang digunakandalam menentukan perubahan harga kenaikan/penurunan atas perubahan produk yang diminta atau yang ditawarkan untuk melihat kepekaan bahkan respon yang diberikan konsumen yang berhubungan dengan barang subtitusi dan komplementer.
Dalam kasus perilaku konsumen dengan tingkat perekonomian di Indonesia yang sedang naik turun, perusahaan asuransi dalam menarik minat konsumen untuk menggunakan produk dan jasanya akan memberikan pelayanan baik dari segi harga maupun kualitas para agen yang membuat para costumer menjadi lebih puas.

Source:

http://id.wikipedia.org/ 
 

Wednesday, September 25, 2013

FRITZ DENIM / FRITZ & DENIM

Jadi FRITZ ini adalah salah satu brand local indonesia yang menjual bebagai macam kebutuhan FASHION.
Mungkin terlihat atau terdengar SAMA seperti brand pada umum nya, Eittssss tapi jangan salah sangka. FRITZ ini selain berbeda walau sama-sama menjual berbagai kebutuhan Fashion tapi kalo kalian lebih mengenal FRITZ itu akan beda, dari yang biasa aja Contoh: Konsep, Model atau macam-macam jenis nya. sampai Motif dari berbagai macam Product, sampai design nya itu sendiri.

FRITZ sendiri Mengusung Konsep SAVE EARTH (LINDUNGI BUMI). dari situ sudah jelas apa maksud dan tujuan dari konsep FRITZ itu sendiri. FRITZ sudah mengeluarkan beberapa design/Product dan sudah banyak yang sold out. baru-baru ini FRITZ baru mengeluarkan catalog baru yang setiap catalognya di tema kan dengan tema "SPECIAL EDITION" jadi catalog ini Terbatas/Limited.



Catalog ini sudah Ready untuk kalian Order untuk mau lihat-lihat Catalog yang masih Ready selengkap nya bisa kunjungi Album Facebook,Twitter,Tumblr,instagram FRITZ DENIM !
---> " Facebook "
---> " Twitter "
---> " Tumblr "
---> " instagram "

Mungkin itu beberapa Link yang bisa kalian Access untuk mengenal FRITZ lebih dekat / melihat Catalog FRITZ lebih lengkap & apa sih FRITZ itu ! :D
Dan ini Contact FRITZ ORDER ONLINE:

SMS/Whatsapp: 0857 7377 1007 | PIN: 27677523 | YM: FritzDenimFD@yahoo.com



Saturday, September 14, 2013

HAPPY BIRTHDAY IBU

Jadi begini nih manteman, kita telat posting :D
10 September itu ada yang ultah loh.. hehehe
Yes, my mom ULANG TAHUN, ya intinya sih doa yang terbaik aja buat ibu tercinta. sebagai anak yang pertama yang baik, murah hati, rajin menabung & rajin beribadah.. hehe. doa nya ibu makin imutz, makin cantik, tambah kece dah.. hahaaa
Ya dipanjangkan umur nya, dimurahkan rezeki nya & segala aktifitas di dunia dan suksess dunia akhirat intinya.

pokok nya ibu itu tidak ada dua nya, tandingan nya, lawan nya, dan semacam nya.
ibu ada lah belahan jiwa yang melekat dari ku masih kecil someone + someone + someone + someone :D

HAPPY BIRTHDAY IBU, I LOVE YOU :)

Makan - Makannnnnnn :D

Sunday, August 25, 2013

Profil SHORT MESSAGE

SHORT MESSAGE adalah band Power Pop Punk asal kota Bekasi, indonesia.
Berdiri sejak  9 september 2009
Dengan 4 personil, Dengan Member : Daniel (Vocal/Synth ), Edo (Guitar), Adri (Bass), Ari (Drum).
mereka mencoba mewujudkan mimpi bersama meraih cita-cita menembus industri Music indonesia. Berawal dari PENSI sekolah, Lahir lah SHORT MESSAGE yang niat nya hanya ingin mengisi sebuah Pensi perdana di sekolah mereka, dengan band yang berGenre berbeda dari biasa nya. Dan pada akhir nya Pensi sekolah menjadi awal keseriusan mereka untuk terus berkarya, Promo pun terus mereka lakukan dari Pensi, Giggs maupun Event besar atau kecil.
Sejak kemunculan SHORT MESSAGE mereka sudah meluncurkan beberapa single di antara nya Hidup Membosankan & Berani Untuk Bangun.
Dua single itu menjadi Single awal pergerakan mereka & mereka terus melakukan promo dari Event yang mereka jalani.
Setelah berjalan nya waktu Promo dan kegiatan lain nya muncul lah beberapa single lain nya, di antaranya seperti Lagu Kenangan Sesaat, Pertempuran Putih Abu-Abu, Harga Diri, Retak, Mom, Kuyakin Kau Bisa, Sorrow Of imagination, Satu Langkah Bersinar dan My Right Hand,
Lagu itu Menjadi Single berikut nya yang mereka keluarkan.
Selama mereka berkarya hampir 2 tahun, mereka selalalu gagal ingin mengeluarkan E.P / Album, Dikarenakan banyak nya tuntutan dari masing-masing personil yang masih sibuk dengan kegiatan dan urusan nya masing-masing.
Dan pada akhir nya dengan Niat yang matang dengan tujuan yang baik & berkat kuasa tuhan sang pencipta SHORT MESSAGE akan mengeluarkan album pada tahun ini yang di beri judul “BERANI UNTUK BANGUN” .
Seperti pada judul nya, Hasil kerja keras dari 2009 telah terbayar dengan akan di keluarkan nya album Pertama mereka.
Masih banyak Tujuan di depan sana yang menunggu untuk di dapatkan, Serta Mimpi-Mimpi yang akan mereka wujudkan dan masih banyak lagi Harapan yang mereka tanam. untuk masa depan SHORT MESSAGE.


JOIN AND SUPPORT 'SHORT MESSAGE'

Wednesday, August 7, 2013

Jangan Salah Menghitung Marjin Laba

Bagi usaha kecil, kadangkala terjadi kesalahan dalam menghitung marjin laba bisnis.
Ada pendapat yang mengatakan bahwa untuk menghitung marjin laba adalah hanya dengan melihat jumlah penjualan yang diterima dibandingkan dengan harga beli produk terhadap harga pembelian. Coba kita kalkulasi sejenak pendapat tersebut:
Harga Jual: Rp. 15,000.-
Harga Beli: Rp. 5,000.-
Laba Penjualan (Kotor) : Rp. 15,000 – Rp. 5,000 = Rp.10,000.-
Marjin laba : Laba Penjualan Kotor / Harga Beli x 100% = 200%
Menurut pendapat diatas, maka marjin laba dari produk adalah: 200% , yang dihitung dari laba (Rp. 5000,-) yang sama dengan harga pembelian (Rp. 10,000,-) .  Dengan dasar itu, pendapat ini mengatakan bahwa penjualan produk A tersebut memiliki untung sebesar 200% (yaitu jumlah laba yang sama dengan harga beli). 
Pendapat ini tidaklah tepat, dikarenakan cara menghitung seperti diatas akan mengakibatkan kekacauan dalam penghitungan laporan keuangan bisnis selanjutnya.
Sekarang kita coba lagi penghitungan marjin laba yang seharusnya digunakan:
Harga Jual: Rp. 15,000.-
Harga Beli: Rp. 5,000.-
Laba Penjualan (Kotor) : Rp. 15,000 – Rp. 5,000 = Rp.10,000.-
Marjin laba: Laba Penjualan Kotor / Harga Jual x 100% = 66,7%
Konsekuensi dari cara menghitung marjin yang benar adalah:
Cepat dan mudah melihat harga modal dan marjin laba dari suatu produk
Misal: Produk XYZ dengan harga jual Rp. 20,000 memiliki marjin laba 50%. Akan dengan mudah diketahui bahwa nilai laba yang didapat adalah sebesar Rp. 10,000 (atau 50% x harga jual) per item dan harga beli modal adalah sebesar Rp. 10,000
Sebaliknya jika menggunakan perhitungan yang tidak tepat, maka dianggap jumlah keuntungan adalah 100% (karena dilihat jumlah laba yang sama besar dengan harga beli yaitu Rp. 10,000). Maka, jika marjin laba 100% tersebut digunakan dalam perhitungan jadinya (Harga jual Rp. 20,000 dengan marjin 100% = harga beli modal praktis dikatakan nol) tidak terlihat dengan benar berapa nilai keuntungan atau harga beli modal suatu produk.